keep update with us on facebook!

Tuesday, January 20, 2009

menggapai cinta Ilahi..

this entry is very suitable to all teenagers...because the word 'LOVE' is very familiar to teenagers but it is a true love??? lets read this entry and think about it..

Rasulullah s.a.w. bersabda: “Allah, Yang Maha Agung dan Mulia menjumpaiku - yakni dalam tidurku - kemudian berfirman kepadaku, “Wahai Muhammad, katakanlah : “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mencintai-Mu, mencintai siapa saja yang mencintai-Mu, serta mencintai perbuatan yang mengantarkan aku untuk mencintai-Mu.”Dalam amal ubudiyah, cinta (mahbbah) menempati derajat yang paling tinggi. Mencintai Allah dan rasul-Nya berarti melaksanakan seluruh amanat dan ajaran Al-Qur’an dan Sunnah Rasul, disertai luapan kalbu yang dipenuhi rasa cinta.

Pada mulanya, perjalanan cinta seorang hamba menapaki derajat mencintai Allah. Namun pada akhir perjalanan ruhaninya, sang hamba mendapatkan derajat wahana yang dicintaiNya. Rasulullah s.a.w. bersabda: “Allah, Yang Maha Agung dan Mulia menjumpaiku - yakni dalam tidurku - kemudian berfirman kepadaku, “Wahai Muhammad, katakanlah : /Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mencintai-Mu, mencintai siapa saja yang mencintai-Mu, serta mencintai perbuatan yang mengantarkan aku untuk mencintai-Mu.”/

Dalam buku “Mahabbatullah” (mencintai Allah), Imum Ibnu Qayyim menuturkan tahapan-tahapan menuju wahana cinta Allah. Bahwasanya cinta senantiasa berkaitan dcngan amal. Dan amal sangat tergantung pada keikhlasan kalbu, disanalah cinta Allah berlabuh. Itu karena Cinta Allah merupakan refleksi dari disiplin keimanan dan kecintaan yang terpuji, bukan kecintaan yagn tercela yang menjerumuskan kepada cinta selain Allah.

Tahapan-tahapan menuju wahana cinta kepada Allah adalah sebagai berikut:

1. Membaca al-Qur’an dengan merenung dan memahami kandungan maknanya sesuai dengan maksudnya yang benar. Itu tidaklain adalah renungan seorang hamba Allah yang hafal danmampu menjelaskan al-Qur’an agar dipahami maksudnya sesuai dengan kehendak Allah swt. Al-Qur’an merupakan kemuliaan bagi manusia yang tidak bisa ditandingi dengan kemuliaan apapun. Ibnu Sholah mengatakan “Membaca Al-Qur’an merupakan kemuliaan, dengan kemuliaan itu Allah ingin memuliakan manusia di atas mahluk lainnya. Bahkan malaikat pun tidak pernah diberi kemuliaan semacam itu, malah mereka selalu berusaha mendengarkannya dari manusia”.

2. Taqarub kepada Allah swt, melalui ibadah-ibadah sunnah setalah melakukan ibadah-ibadah fardlu. Orang yang menunaikan ibadah-ibadah fardlu dengan sempurna mereka itu adalah yang mencintai Allah. Sementara orang yang menunaikannya kemudian menambahnya dengan ibadah-ibadah sunnah, mereka itu adalah orang yang dicintai Allah. Ibadah-ibadah sunnah untuk mendekatkan diri kepada Allah, diantaranya adalah: shalat-shalat sunnah, puasa-puasa sunnah,sedekah sunnah dan amalan-amalan sunnah dalam Haji dan Umrah.

3. Melanggengkan dzikir kepada Allah dalam segala tingkah laku, melaui lisan, kalbu, amal dan perilaku. Kadsar kecintaan seseorang terhadap Allah tergantung kepada kadar dzikirnya kepadaNya. Dzikir kepada Allah merupakan syiar bagi mereka yang mencintai Allah dan orang yang dicintai Allah. Rasulullah s.a.w. pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah aza wajalla berfirman :”Aku bersama hambaKu,s elama ia mengingatKu dan kedua bibirnya bergerak (untuk berdzikir) kepadaKu”.

4. Cinta kepada Allah melebihi cinta kepada diri sendiri. Memprioritaskan cinta kepada Allah di atas cinta kepada diri sendiri, meskipun dibayang-bayangi oleh hawa nafsu yang selalu mengajak lebih mencintai diri sendiri. Artinya ia rela mencintai Allah meskipun beresiko tidak dicintai oleh mahluk. Inilah derajat para Nabi, diatas itu derajat para Rasul dan diatasnya lagi derajat para rasulul Ulul Azmi, lalu yang paling tinggi adalah derajat Rasulullah Muhammad s.a.w. sebab beliau mampu melawan kehendak dunia seisinya demi cintanya kepada Allah.

5. Kontinuitas musyahadah (menyaksikan) dan ma’rifat (mengenal) Allah s.w.t. Penglihatan kalbunya terarah kepada nama-nama Allah dan sifat-sifatNya. Kesadaran dan penglihatan kalbunya berkelana di taman ma’rifatullah (pengenalan Allah yang paling tinggi). Barang siapa ma’rifat kepada asma-asma Allah, sifat-sifat dan af’al-af’al Allah dengan penyaksian dan kesadaran yang mendalam, niscaya akan dicintai Allah.

6. Menghayati kebaikan, kebesaran dan nikmat Allah lahir dan batin akan mengantarkan kepada cinta hakiki kepadaNya. Tidak ada pemberi nikmat dan kebaikan yang hakiki selain Allah. Oleh sebab itu, tidak ada satu pun kekasih yang hakiki bagi seorang hamba yang mampu melihat dengan mata batinnya, kecuali Allah s.w.t. Sudah menjadi sifat manusia, ia akan mencintai orang baik, lembut dan suka menolongnya dan bahkan tidak mustahil ia akan menjadikannya sebagai kekasih. Siapa yang memberi kita semua nikmat ini? Dengan menghayati kebaikan dan kebesaran Allah secara lahir dan batin, akan mengantarkan kepada rasa cinta yang mendalam kepadaNya.

7. Ketertundukan hati secara total di hadapan Allah, inilah yang disebut dengan khusyu’. Hati yang khusyu’ tidak hanya dalam melakukan sholat tetapi dalam semua aspek kehidupan ini, akan mengantarkan kepada cinta Allah yang hakiki.

8. Menyendiri bersama Allah ketika Dia turun. Kapankan itu? Yaitu saat sepertiga terakhir malam. Di saat itulah Allah s.w.t. turun ke dunia dan di saat itulah saat yang paling berharga bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepadaNya dengan melaksanakan sholat malam agar mendapatkan cinta Allah.

9. Bergaul dengan orang-orang yang mencintai Allah, maka iapun akan mendapatkan cinta Allah s.w.t.

10. Menjauhi sebab-sebab yang menghalangi komunikasi kalbu dgn Al-Khaliq, Allah subhanahu wataala.

when i finished read this article...i realize that i'm far away from Allah...from 10 levels mentioned above, i'm not sure which one i've done...maybe all of them no...erm..

sifat2 orang yang hidup untuk Islam

i'm not write this entry on myself...just copied. because i think this article is very useful for us and hopefully it can guide us so that our life is for Islam...


Menggabungan diri saya ke dalam agama Islam mewajibkan supaya saya hidup menurut cara Islam pada aspek-aspek akidah, ibadah dan akhlak, mewajibkan saya hidup menurut cara Islam dalam diri, rumah dan keluarga saya. Penggabungan diri saya ke dalam Islam juga adalah membawa erti bahawa saya diwajibkan supaya hidup untuk Islam, mewajibkan saya mengarahkan seluruh hidup saya untuk Islam, mewajibkan supaya saya menyerahkan segala keupayaan dan kemampuan saya untuk sesuatu yang dapat mengagungkan kesultanan Islam dan dapat meningkatkan pembinaannya.

Apabila saya hidup secara Islam dan untuk Islam, kehidupan saya itu mestilah mengikut lunas-lunas Islam dan corak yang dapat membezakannya daripada kehidupan orang lain. Di antara lunas-lunas dan corak tersebut ialah;


1. Berpegang teguh dengan Islam secara praktik, kerana iman itu bukanlah angan-angan semata-mata, tetapi iman adalah merupakan sesuatu yang termeteri di dalam hati dan dibuktikan benar oleh amalan. Firman Allah Subha Nahu Wa Ta'ala;

"Orang-orang yang beriman dan melakukan amal soleh." [As-'Asr:3]

Firman Allah Subha Nahu Wa Ta'ala lagi:

"Mengapa kamu menyuruh orang lain mengerjakan kebaikan sedangkan kamu melupakan diri kamu sendiri sedangkan kamu membaca Al-Kitab, tidakkah kamu berfikir?" [Al-Baqarah:44]

"Amat besar kemurkaan di sisi Allah bahawa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan." [Ash-Saff:3]

Hujjatul-Islam Al-Ghazali telah mengatakan: "Dua orang lelaki telah menimpakan musibat kepadaku, iaitu orang alim yang cabul dan orang jahil yang beribadat. Si jahil memperdayakan orang ramai dengan ibadatnya, manakala si alim pula memperdayakan orang ramai dengan kecabulannya."

Rasulullah SallaLlahu 'alaihi Wasallam telah berwasiat kepada umat Islam dengan sabdanya:

"Jadilah kamu orang yang memelihara ilmu dan janganlah kamu menjadi orang yang meriwayatkan ilmu." [HR Abu Nuaim]

2. Mencari dengan teliti sesuatu yang mendatangkan maslahat kepada Islam kerana Rasulullah SallaLlahu 'alaihi Wasallam telah bersabda:

"Berlegarlah kamu bersama-sama kitab Allah di mana sahaja ia berlegar."

"Sesiapa yang bangun (pada waktu) pagi dan tidak mengambil berat urusan orang Islam, beliau bukanlah termasuk dari golongan mereka."

"Kamu berada di satu penjuru daripada penjuru-penjuru Islam, oleh itu janganlah (kamu biarkan Islam) diserang dari penjurumu."

Di dalam peperangan Uhud, Saad bin Ar-Rabie' menghembuskan nafas terakhir dan pada tubuhnya terdapat tujuh puluh liang bekas tikaman pedang, tombak dan panah, namun demikian beliau tetap berpaling kepada Zaid bin Thabit dan berkata:

"Sesungguhnya aku telah mencium bau syurga dan katakan kepada kaumku golongan Ansar; tidak ada penipuan di sisi Allah bagi kamu sekiranya (kamu) jujur terhadap Rasulullah SallaLlahu 'alaihi Wasallam dan pada kamu masih terdapat mata yang mengerdip."

Kemudian ruhnya pun diangkat pada ketika itu juga. [HR Ibn Ishaq secara mursal. Albani berkata, hadis seperti ini diriwayatkan oleh hakim dan beliau berkata: Sanadnya Sahih dan ad-Dhahabi bersetuju]

3. Merasa bangga (izzah) dengan kebenaran dan kepercayaan kepada Allah Subha Nahu Wa Ta'ala. Ini adalah salah satu sifat daripada sifat-sifat orang Mukmin. Firman Allah Subha Nahu Wa Ta'ala:

”Dan keagungan itu (hanyalah) bagi Allah, Rasul-Nya dan bagi orang-orang Mukmin." [Al-Munafiqun:8]

"Dan janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah kamu bersedih hati padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (darjatnya) jika kamu orang-orang yang beriman." [Ali-Imran:139]

Telah diriwayatkan bahwa orang-orang Islam yang berhijrah ke Habsyah masuk mengadap raja Habsyah, An-Najashi. Salah seorang daripada paderi dan rahib yang berada bersama-sama dengan An-Najashi memulakan perbicaraan dengan orang Islam dengan mengatakan: "Sujudlah kepada raja." Lantas Jaafar bin Abi Talib yang menjadi ketua orang-orang Islam menjawab dengan katanya: "Kami adalah satu kaum yang tidak sujud kecuali kepada Allah." [HR Ahmad]

Sejarah Islam penuh dengan peristiwa-peristiwa yang memperlihatkan sikap dan pendirian yang agung, tinggi dan berani seperti yang telah dipertunjukkan oleh generasi Islam yang pertama seperti Al-Khubaib bin 'Udai, Zaid bin Ad-Dathanah, Rub'ie bin 'Amir, Mus'ab bin Umair, Said bin Jubair, Said bin Al-Musaiyib dan lain-lain lagi. Amatlah baik jika kita membaca sejarah mereka, meneliti kisah mereka dan mengikuti jejak langkah mereka.

4. Beriltizam dengan amal-amal Islam dan bekerjasama dengan orang-orang yang beramal untuk Islam, kerana dengan menganut agama Islam, saya telah diwajibkan oleh Islam beramal dn bekerja bersama-sama dengan jemaah. Islam juga mewajibkan saya bekerjasama dengan orang lain yang bekerja dalam medan dakwah kepada Allah, menyeru kepada kebaikan dan mencegah daripada kemungkaran, membina individu Muslim, rumahtangga Muslim, masyarakat Muslim dan negara Islam. Firman Allah Subha Nahu Wa Ta'ala:

"Kami akan membantumu dengan saudaramu." [Al-Qashash:35]

"Dan tolong-menolonglah kamu (dalam mengerjakan) kebajikan dan taqwa dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran." [Al-Maidah:2]

Rasulullah SallaLlahu 'alaihi Wasallam bersabda:

"(Perumpamaan) antara Muslim dengan Muslim (yang lain) samalah seperti binaan yang tersusun rapi, sebahagiannya memperkuatkan yang lain." [HR Bukhari dan Muslim]

"Kekuatan Allah bersama-sama dengan jemaah, sesungguhnya serigala itu hanya akan (dapat) memakan kambing yang terpisah (daripada kumpulannya)." [HR Abu Daud]

"Kamu mestilah (bersama) jemaah Muslimin dan imam mereka." [HR Bukhari dan Muslim]

"Jemaah itu berkat."

"Jemaah itu rahmat dan perpecahan itu azab." [HR Abdullah Ibn Ahmad Ibn Hanbal]

luahan hati lelaki..

kpd insan yg bergelar wanita or gadis...


Kami sulit menahan pandangan mata kami
ketika melihat kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan Allah
kecantikan dan postur yand ideal,
kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian,
kerana itu lebarkanlah serta longgarkanlah pakaian kalian
dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan kerudung yang membentang.

Kami sulit menahan pendengaran kami
ketika berbicara dengan kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan oleh Allah
suara yang merdu dengan irama yang mendayu
kerana itu tegaskanlah suara kalian
tatkala berbicara di berhadapan dengan kami
dan berbicaralah seperlunya sahaja.

Kami juga sulit menahan
bayangan-bayangan hati kalian,
ketika kalian dapat menjadi
tempat untuk dicurahkan segala isi hati kami,
waktu luang kami kadangkala akan sering terisi
oleh bayangan-bayangan kalian,
kerana itu janganlah kalian membiarkan kami
menjadi curahan hati bagi kalia

Kami tahu kami insan lemah
bila harus berhadapan dengan kalian,
kekerasan hati kami dengan mudah bisa luluh
hanya dengan senyum kalian,
hati kami akan bergetar
ketika mendengar dan melihat kalian menangis.

Sungguh ALLAH telah memberikan amanah terindah kepada kalian,
maka jagalah amanah itu
jangan sampai ALLAH murka dan memberikan keputusan-Nya.

Maha Besar dan Maha Suci Allah yang tahu
akan kelemahan hati kami ini,
hanya dengan ikatan yang suci dan yang diredhai-NYA,
kalian akan menjadi halal bagi kami.

"LAlu apa yang telah aku lakukan selama ini..YA Rabb, ampunilah daku.
Untuk setiap pandangan yang tak terjaga,
untuk iman yang tak dipelihara,
lisan yang merayu dan hati yang tak terhijab,

Ya Rabb, Engkaulah mengawasi kami setiap detik,
kerana kasih sayangMu ya Allah kepada kami,
Engkau perintahkanlah malaikan silih berganti
menemani kami siang dan malam
agar iman kami dapat dijaga...


kpd insan bergelar lelaki...am i right??? leave ur comment...

kekuatan seorang lelaki..

if i'm not mistaken,this entry i copied from iluvislam.com. Kpd smua hmba Allah which are male...read and think deeply...but its not mean female can't read this entry...knowledge for all...sebarkanlah ilmu walaupun sepotong ayat..

Assalamualaikum wbt..

Moga sentiasa bernafas dalam keikhlasan mencari keredhaanNYA diakhir tujuan setiap amalan Insya Allah. Moga juga sentisa kekal diatas jalanNya dan tidak sekali-sekali berputus asa untuk terus berjalan. Sewaktu saya menulis ini saya baru sahaja pulang dari kuliah di universiti. Dek kerana sesi lab dan kuliah kedua-duanya dibatalkan, Allah benarkan tenaga ini digunakan untuk menulis sedikit diruangan ini.

Pagi ini saya mengambil keputusan untuk menuju ke universiti lebih awal berbanding sahabat-sahabat saya. Alhamdulillah sesampainya di univeristi, sekali lagi Allah benarkan saya untuk mengerjakan solat Dhuha terlebih dahulu. Seperti kebiasaanya pada setiap kali selepas solat, seperti juga anda, serangkap demi serangkap doa saya panjatkan pada Yang Maha Esa. Cuma dihulunya ..‘1 message received’..sejenak, I got a message from my Lord. Beberapa perkara khusus berlari-lari di setiap inci otak saya. Pantas saya cuba menghilangkan buat sementara waktu dan menghabiskan ‘permintaan-permintaan’ saya pada Allah.

Selesai segalanya, lantas saya menyandarkan badan yang masih dalam kesegaran wudhu’ ini di sebuah sudut yang terpencil di surau universiti yang nyaman dan damai sekali. Beg biru yang di hantar oleh ibu dari Malaysia saya capai, isinya saya keluarkan. Sebuah buku physiology kehijauan saya selak. Helaian demi helaian, bacaan demi bacaan. Satu pun saya tidak dapat fokus. Mengapa? Sebabnya perkara tadi masih lagi berlegar-legar difikiran saya. Seakan-akan meronta-ronta untuk dikeluarkan dan diterjemahkan. Tetapi, apa?

`Ketakutan seorang lelaki!’

Mungkin agak janggal bagi anda dan saya meniti mata kita dari `K’ sehingga I’` pada tajuk diatas. Tapi, inilah perkara yang bermain difikiran saya ketika itu. Saya pun tidak tahu dari mana pangkalnya dan dari mana hujungnya. Cuma yang saya tahu, ada lelaki yang sedang ketakutan disekeliling kita sedang mencari jawapan, jawapan bagi setiap soalan untuk dirinya. Sekali lagi pantas jari jemari ini berfungsi, kali ini untuk menutup helaian-helaian buku physilogy saya, ada perkara yang perlu diselesaikan..

Lelaki owh lelaki..jangan takut..Allah kan baik.

Saya teringat diwaktu dulu, ketika itu saya masih lagi kecil dan kurang mengerti selok-belok dunia ini. Hatta kini, masih juga sama. Cuma, Alhamdulillah, merentasi masa pasti juga akan merentasi suka dan duka. Syukur Allah benarkan saya belajar banyak perkara dari semua itu.


Saya insan biasa. Tetapi sukakan sesuatu yang luar biasa dalam keadaan yang biasa-biasa. Jadinya, kalau ada salah dan silap, sama-sama kita saling melengkapi. Moga Allah kira ini sebagai usaha untuk mendapatkan keredhaanNya.


Mari bermula! Dulu saya pernah bersembang dengan seorang akhi tentang cinta.Tapi, biasalah..dulu sembang-sembang sahaja. Kini, Allah bagi rezeki untuk terjemahkan balik satu-persatu, Alhamdulillah.

‘yer,memang kita perlu yakin dengan jodoh yang Allah bagi kat kita,tapi kita kena ada usaha..’
‘usaha’?
‘aah, usaha..’
‘oo00oo, usaha..'


Maka merentasi masa, saya melihat bermacam-macam usaha yang ada kat muka bumi ini, dalam mencari jodoh atau pasangan hidup.

‘Usahalah kenal dia, SMS laa’
‘Isk, apa susah..bercinta la, baru kenal..’
‘Baik tackle cepat, sebelum dia ditackle kan orang lain.melepas kau..’


Saya pun, angguk dengan pendapat-pendapat manusia, masa pun direntasi lagi.

‘Alamak, melepas laa aku dia, tak tau kenapa ‘.
‘Isk, bosannya kahwin, kalau aku tau..aku tak nak bercinta dulu..’
‘Buang masa aku jer..last-last bukan sesuai pun…'

Aih...dah bertukar dah..begitu pula jadinya....

Apa yang sahabat-sahabat boleh bayangkan dalam situasi dialog diatas? Apa yang ingin saya sampaikan? Ruang ini saya ingin memotivasikan lelaki-lelaki yang mungkin sedang dalam ketakutan dalam mengharungi hidupnya seharian (ingat, saya pun lelaki juga).

TEKNIK & TAKTIK:

1) Letakkan kenyakinan yang tinggi pada Allah swt.Usaha sebenar bukanlah terletak pd SMS, chatting, tackle menackle atau pada apa yang menjurus kepada sebuah perhubungan sebelum kahwin. Tetapi USAHA sebenar seorang lelaki adalah menahan segala-galanya dari perkara yang menjurus kepada itu. Itulah USAHA sebenarnya..

Bagaimana pula dengan hadis rasul kita, Nabi muhammad S.A.W? Dalam hadis, baginda rasulullah telah memperincikan jenis-jenis zina.

Daripada Abu Hurairah r.a katanya, Nabi S.A.W. bersabda :
“Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menetapkan nasib anak Adam mengenai zina. Tidak mustahil dia pernah melakukannya. Zina mata ialah memandang. Zina lidah ialah berkata. Zina hati ialah keinginan dan syahwat,sedangkan faraj (kemaluan) hanya menuruti atau tidak menuruti’

2) Setiap lelaki inginkan wanita yang solehah untuk mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Ketakutan lelaki akan muncul apabila bertemu dengan calon pilihannya dan risau akan kehilangannya. Dia akan berusaha untuk mendapatkan wanita tersebut dengan cara yang berbeza-beza.

Untuk yang kurang pendedahan agama:Mungkin mengambil jalan untuk bercouple(dating etc)
Untuk golongan pertengahan :Biasanya akan menggunakan ayat2 kiasan,jelling menjeling dan mungkin bercouple tapi istilah ‘bercouple dalam islam’ …
Untuk golongan yang didedahkan dengan agama:Ini bahaya! Ramai juga pejuang-pejuang yang bertungkus lumus didalam agenda dakwah dan sebagainya dimata manusia, gugur di persimpangan ini. Nauzubillah min zalik. Sehingga ada yang sanggup menghadiri program tarbiyyah hanya semata hadirnya zaujah pilihan dihati. Ada juga yang menganggap diri masing-masing sebagai sahabat juang, lalu meluahkan masalah didalam perjuangan bersama-sama, sedangkan wujud jantina sejenis yang lebih afdhal? Alasan - akhawat lebih memahami?Sudahlah, syaitan lagi memahami. Astagfirullahal adzim, jauhkan lah semua ini dari kami Ya ALLAH.

Firman Allah ini sangat popular, namun ramai buat-buat tak tahu tentang kehadiran isi kandungan yang ingin disampaikan .

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”

Ianya adalah ‘mendekati’ , bukannya ‘melakukan’ ..Allah ingin mengajar kita supaya tidak mendekati cabang-cabang zina, walau seinci!..subhanallah.nauzubillah..ihfazna ya Rahman..

3) Lelaki punyai kekuatan, bukan pada tubuh badan. Tapi kekentalan menghadapi cabaran seorang perempuan.

Sebuah hadiht sahih: Ar rasul bersabda..
'Tidak aku tinggalkan fitnah paling besar dan berat kepada anak adam,melainkan perempuan'

Akhirnya kita dapat melihat bahawa setiap lelaki inginkan kebaikan dalam setiap perhubungan, mengharapkan teman hidup yang betul-betul mampu memahami. Disinilah muncul ketakutan didalam jiwa mereka sehingga menghasilkan `usaha’ yang tak diperlukan.

Ingat, sahabat-sahabat sekalian, sekiranya benar dan ikhlas tujuan kita, usaha kita yang sebenar adalah usaha menghalang segala `usaha’ yang akan menghalang kita mendapat cinta seperti cinta Rasulullah dan Khadijah.

Allah tak zalim, cinta suci, peliharalah kesuciannya.

Di benak hati, letakkan KEYAKINAN..ikutlah cara Islam, ikutlah undang-undang tuhan, ikutlah teladan Rasulullah dan sahabat, juga salafussoleh..moga ia akan memberikan kebahagiaan di DUNIA juga AKHIRAT.

Formula : Yakin + Islam’s way = isteri @ suami solehah..=)

Insya Allah..specific for me, but rugi kalau tidak disebar-sebarkan..kan?..manfaat bersama. Andai saya juga terleka, ingatkanlah saya..saya juga seorang lelaki..:)..

Syukran ‘ihfazillah yahfazka’..

salam ukhuwah..

Thursday, January 8, 2009

i feel guilty...

herm...jam menunjukkan 3.39 pm...8 januari...
tiba2 ja aku rsa nk blogging...
tp tiada article utk di kongsi...jst entry about me..
herm...sjak 2..3 hari ni rsa x sedap ati ja..i dont know why...
jiwa brkecamuk...rsa cm da yg x kena...knapa hah????
aaarrrggghhhh!!!! myb i'm in the learning process..
thts why i said before its a tough challenge utk melaksanakan azam 2009...
aku pon kurang ykin disaat aku merencanakan azam 2009 tu..
tp dh memang jnis aku... i'll never turn back...ego????nntah la...
hurm...its hard to forget the past...sejarah hitam..
hard to leave da bad habit..but..akn aku pastikan smua tu trkubur jua...
nobody will know all my #$*& secrets...smua akn ku buang jauh2...lenyapkn buat slamanya...
aku akn berusaha utk jayaknnya...
aku sedang mncorak sbuah buku baru...ke arah kehidupan yg kekal hakiki..
need to setting back my mind..my intention...
verily..Allah itu maha pengampun...
i feel guilty...but i'm confident that Allah always be with me...
but i want to appologize here..
to all my frens...actually i'm not a good friends...
hanya manis d mulut...bnyk pembohongan berlaku...
banyak dosa yg aku lakukan kpd kwn2ku...cant list..kalau aku bgtau msti akn brlaku prbalahan...
akn putus prsahabatan..prcayalah...thts why aku akn kuburkn smua tu...forever..
nobody will know..
now..aku cba btolkn yg mna silap...
i need to stop publishing da entry for a while..
time 4 me to muhasabah....i feel guilty...

so..sekiranya ini tinta terakhirku...doaknlah husnul khatimah utkku..
ampunkanlah segala salah silapku...

sekian.
-faiz-